Jumat, 25 November 2016

Perkenalan Pendakian Pertama Penanggungan Mountain, Trawas, Mojokerto East Java

Halo para Pendamba Alam. Salam Lestari 💃

Perkenalkan nama aku Gen Faid Nafier Rachman, mahasiswa semester 11 di salah satu universisitas yg ada di surabaya. Tua banget ya semester 11 wkwk. akibat pas semester muda saya pecandu (pecandu traveling). Alhasil molor sampai semester 11.
Cukuplah dikit aja introduce me myselfnya.

langsung aja ke topik utama! Yuhuuuu


Pendakian Gunung Penannggungan via Tamiajeng

sebelum naik ke gunung yang lain, aku mencoba nggunung ke penanggungan karena lokasinya yg tidak jauh dari rumah dan puncaknya tidak seberapa tinggi.
gunung penanggungan berasa di antara 2 kabupaten yaitiu di kabupaten Mojokerto, dan kabupaten Pasuruan, provinsi Jawa Timur dan ada di negara INDONESIA vrooh! yiiihaa... #alay Meskipun gunung Penanggungan setinggi 1.653mdpl namun treknya lumayan nyakitin untuk pemula. Untuk cowok pemula disarankan gak ngajak "dedek gemes" untuk nggunung ke penanggungan. kalau mau tetep ngajak silahkan sedia logistik berupa "sabar". karena dijamin si dedek gemes bakalan sedikit berubah mood ketika pendakian.
Pendaki yg menggunakan motor bisa parkir kendaraan di warung Bu Indah di pos pendakian tamiajeng. tarif per motor pada saat itu 5rb, tiket pendakian 8rb. murah meriah untuk menikmati pesona alam.


Pendakian dimulai!

Berdoa menurut agama masing2! Berdoa dimulai! Selesai!
Awal perjalanan setelah pos perijinan, para pendaki akan banyak bertemu para petani sekitar yg membawa celurit (Horor banget) tapi ternyata setelah saya mencoba menyapa.
Gen: Monggo pak. aku menyapa dengan senyum manis namun fake smile karena sedikit takut dengan bawaan mereka wkwkw selain itu sepi banget, dan aku hanya berdua dengan teman saya. Tapi ternyata mereka sangat ramah dengan para pendaki. Care banget. Si bapak betani pun membalas sapaanku "iya nak hati2, pelan2 aja jangan tergesah-gesah. Lega dah hati dan pikiran saya 😁.
Setelah beberapa menit perjalanan saya memutusakan untuk berhenti untuk beristirahat. Ambil rokok, tenggak air mineral, foto2 dikit, lanjut perjalanan. Untuk para pendaki yg mau nge-camp usahakan sedia banyak air karena jalur pendakian via tamiajeng tidak ada sumber air. Untuk yg via jolotundo terdapat sumber air yg bernama "sumber tetek" para pendaki menyebutnya seperti itu karena air yg dikeluarkan dari tetek patung wanita. JANGAN PIKIRAN KOTOR MBLO!
Lanjut perjalanan lagi, supaya ga bosen perjalanan aku dokumentasikan melalui video dan foto. Sambil ku bertanya ke teman saya "masih jauh mas puncak bayangan?" puncak bayangan merupakan dataran lumayan luas untuk mendirikan tenda. "Dikit lagi gen" jawab teman saya. Eh sambil terus berjalan berjalan terus terus teruuss, akhirnya sampailah di Puncak Bayangan yg dibilang dikit lagi tadi.
Dirikan tenda, jangan lupa seduh kopi biar tenang. makanan andalan yg sering dibawa adalah mi instan wkwk. Selesai makan, ngopi2 ganteng tidur jaga konsisi buat persiapan muncak.
Bangun pagi, seperti biasa seduh kopi. prepare, bongkar tenda, dan siap gass puncak.
Dari puncak bayangan ke puncak pawitra membutuhkan waktu 30-1jam. track mulai semakin curam berbatu. dari puncak bayangan sudah kelihatan puncak pawitra. itulah yg membuat semangat berjalan. saat perjalanan sering ada bebatuan yg menggelinding dari atas. Seorang pendaki di atas berteriak "awas batuuuu" (kayak di film "5cm di atas lutut" aja tuh wkwk) *di jaga pikirannya jangan ngeres mulu*. Saya dan teman saya pun menepi dari jalur pendakian yg dilewati batu. Di tengah perjalanan dari puncak bayangan menuju puncak pawitra terdapat spot buat foto yg kece yaitu batu gede segede punya mantan km (mobil mantan km maksudnya). Kalo pas rame bisa sampe antre kayak antre sembako foto di spot itu. Beruntung pas aku ke sana sepi jadi ga perlu antre.
Lanjut perjalanan akhirnya sampailah di puncak pawitra gunung Penanggungan 1653mdpl. Tak lupa abadikan di plakat bertuliskan puncak buat upload di IG atau sosmed yg lain hoho.

Dari puncak terlihat puncak bayangan yg berhias warna warni tenda para pendaki.
Cukup puas menikmati puncak, aku dan temanku memtuskan untuk turun tanpa nge-camp lagi di puncak bayangan. 


Udah cukup jangan banyak2 ceritanya nanti baper lagi kalo si mantan ngebaca nih blog.




Ditunggu ya next cerita dari aku. Jangan kotori alam, jaga dan rawat seperti km menjaga dan merawat pacarmu!

More photos lets visit and follow my Instagram @genoneeye 
instagram.com/genoneeye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar